Maraknya kasus Judi Online yang sekarang ditangani oleh aparat penegak hukum, akhir akhir ini menjadi topik yang menarik untuk dibahas Dan ditelaah. Korban Judi Online tidak saja menyasar dikalangan masyarakat bawah akan tetapi kalangan atas pun juga ikut terdampak dengan adanya Judi Online yang bebas diakses melalui media sosial.
Para pecandu Judi Online (judol) tidak hanya dari kalangan Gen Z, para oknum pejabat Dan oknum aparat penegak hukum juga terindikasi sebagai pengguna Dan penikmat Judi online (judol), seperti yang terjadi kasus istri membakar suami di mojokerto kabar pemicunya adalah akibat Judi online. Pejabat Kementrian yang dipriksa yang di dahului para staff Kementrian yang sudah di jadikan tersangka, ini menandakan bahwa Judi online tidak memandang bulu. lalu apa yang membuat Judi Online ini digemari oleh mereka ? solusikah atau bunuh diri ?
Hasil penulusuran yang didapat dari berita media online tentang beberapa kasus korban Judi Online yang sedang dalam proses hukum, mereka menjadi pecandu Judi Online dikarnakan masalah ekonomi, ada juga yang teriming iming dengan pendapatan yang besar, Hal ini membuat miris dan menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah pusat dan daerah.
Beberapa kasus Korban Judi Online yang terjadi menandakan bahwa Judi Online tidak menguntungkan bagi siapapun bahkan sangat merugikan ( bukan Solusi). Seharusnya para pecandu Judi online paham Dan mengerti bahwa ini (judol) adalah perbuatan bunuh diri bukan Solusi. dalam sejarah yang namanya Judi tidak ada yang menguntungkan yang ada pasti merugikan, sehingga agama melarang itu.
Pemerintah harus serius menutup situs situs yang berhubungan dengan Judi online, aparat penegak hukum harus tegas menagkap para bandar Judi online setra menagkap mereka yang sengaja melibatkan diri membiarkan situs Judi online mudah diakses oleh masyarakat, aparat penegak hukum harus tegas demi menjaga Dan menyelamatkan seluruh rakyat Indonesia.
Para pecandu (Korban) harus Sadar diri bahwa Judi bukanlah Solusi tetapi bunuh diri. ingin kaya Solusinya harus bekerja Dan ber usaha dengan amanah, tempatkan Iman Dan taqwa sebagai pondasi diri, seperti yang sudah di contohkan oleh beliau baginda Muhammad SAW.
Posting Komentar